Delicate, Delightful, Delicious
~A Blog

Thursday, April 12, 2007

Permainan-Permainan Masa Sekolah (2)

[lanjutan dari Permainan-Permainan Masa Sekolah (1)]

Koin-Koinan

Jumlah pemain
: minimal 2 orang.

Cara bermain: Dalam setiap giliran pemain, ada 2 babak dalam permainan ini.

Babak pertama, pemain yang sedang mendapat giliran akan menebar 5 koinnya di atas meja. Dia berhak untuk membuang 1 koin pilihannya. Lalu, dari 4 koin sisanya, pemain lain akan menentukan pasangan koin (2 pasang) bagi sang pemain aktif. Pemain aktif kemudian harus menyentil koin untuk mengenai pasangannya. Dalam fase ini, terkadang dibolehkan menggunakan alat bantu, seperti penggaris plastik, selain dengan bantuan tangan untuk membelokkan jalur koin.

Saat menebar koin, terkadang ada banyak kemungkinan:

1. Dua koin bertumpukan
Untuk kasus ini, 2 koin tersebut harus dibuang, dan sang pemain mendapatkan keuntungan dengan hanya harus bermain dengan sepasang koin

2. Tiga koin bertumpukan
Di sini, 3 koin akan disusun menjadi penghalang, lalu 2 koin sisanya akan ditempatkan di antara penghalang itu dengan jarak tertentu (bisa berubah-ubah peraturannya).

3. Empat koin bertumpukan
Saya lupa untuk yang ini
:)

Kalau sang pemain lolos di babak pertama—yaitu kalau berhasil menyentil 2 koin dan mengenai pasangan koinnya masing-masing—maka sang pemain berhak untuk masuk ke babak kedua: babak pengumpulan poin.

Di sini, pemain aktif akan memainkan 5 koin tersebut dengan tangannya. 5 koin di telapak tangan, lalu dia harus melontarkannya ke udara, sambil berusaha untuk menerima 5 koin tersebut dengan punggung tangannya saat mendarat. Ada kemungkinan koin yang berhasil didaratkan di punggung tangan kurang dari lima. Dan tugas terakhirnya adalah melontarkannya kembali ke udara, dan kini harus berusaha menangkap koin-koin itu dalam genggaman tangan.

Bagaimana dengan poinnya? Jumlah koin yang ada dalam genggaman terakhir adalah poin yang didapat oleh pemain aktif. Setelahnya, ganti giliran untuk pemain kedua, dan seterusnya.

Pemenang untuk permainan ini adalah yang paling banyak mengumpulkan poin dalam waktu tertentu (misal: sampai guru masuk ke kelas :p)

Tambahan: Permainan ini cukup mengasyikkan. Dulu kalau ada jam kosong ketika SMP, di kelas saya bisa ada sampai 4 atau 5 kelompok yang memainkan permainan ini. Bahkan seingat saya, sampai masa SMA awal, permainan ini masih sering dimainkan di kelas. Mungkin karena kompleksitas aturannya, permainan ini jadi menarik sehingga bertahan cukup lama. Menariknya, konon permainan ini adalah permainan lama—sudah pernah dimainkan sejak zaman orang tua kita.

Adu Jempol (Ayam-Ayaman)
Jumlah pemain: 2 orang

Cara bermain: tangan kanan pemain 1 mengait tangan kanan pemain 2. Lalu, ibu jari yang bebas akan bertarung untuk menundukkan (baca: menjepit) ibu jari lawannya. Kalau berhasil menjepit selama 10 detik, maka dialah pemenangnya.

Tambahan: walaupun dalam teorinya hanya tangan—khususnya ibu jari—yang bergerak, tapi pada prakteknya, badan bagian atas, atau kaki pun bisa ikut bergerak. Hal ini terutama kalau seorang pemain sudah dalam keadaan “terjepit”. Menariknya juga, ibu jari pemain kadang bisa “ngumpet” di punggung tangan, untuk sekadar istirahat.

Jempol
Jumlah pemain: minimal 2 orang

Cara bermain: Masing-masing pemain mengeluarkan kedua tangannya seperti gambar di kiri. Ada 2 jenis peran di permainan ini: aktif, dan pasif.

Saat seorang pemain aktif, maka dia berhak menebak angka dari 0 (nol) sampai maksimum jumlah ibu jari pemain yang ada. Angka yang disebut merujuk pada jumlah ibu jari yang akan diangkat bersamaan dengan pemain aktif menyebut sebuah angka.

Misal: kalau seorang pemain aktif menebak “1”, dan di saat bersamaan hanya ada 1 ibu jari yang terangkat dari 6 yang ada, maka pemain aktif berhak menurunkan satu tangannya. Peran menebak ini bergiliran.

Yang menang adalah yang pertama berhasil menurunkan kedua tangannya.

Tambahan: saya baru mengenal permainan ini ketika SMA. Sederhana, tapi cukup menegangkan. Tentang nama, saya nggak ingat kalau ada namanya. Kadang teman saya sekadar ngomong, “eh, main jempol yuk,” dan semua sudah mengerti.

Keplak Tangan
Jumlah pemain: 2 orang

Cara bermain: Masing-masing pemain mengeluarkan tangannya seperti gambar di atas. Ada 2 peran di sini: yang menyerang, dan yang bertahan. Yang menyerang akan berusaha mengeplak punggung tangan lawannya. Dan yang bertahan bisa bertahan dengan cara membuka tangannya ke atas dan ke bawah seperti gambar di kanan. Penyerang juga bisa menyerang, tapi pura-pura—dengan berhenti di tengah jalan.

Ada 4 kemungkinan:

1. Penyerang mengeplak, lawannya diam --> penyerang mendapat giliran menyerang kembali

2. Penyerang mengeplak, lawannya membuka tangan --> ganti peran

3. Penyerang menipu, lawannya diam --> ganti peran

4. Penyerang menipu, lawannya membuka tangan --> penyerang mendapat giliran mengeplak secara bebas

Nggak ada pemenang di permainan ini. Biasanya sama-sama merah tangannya.

Tambahan: Permainan ini agak sadistik. Biasanya yang jago akan tetap jago, yang nggak jago akan terus meminta supaya permainannya berlanjut sampai tangannya merah banget.

Penutup

Sebenarnya masih banyak permainan lain yang belum saya sebut, termasuk catur, remi, panco, dan lainnya. Bahkan untuk catur, ada teman saya yang dulu sengaja menaruh papan catur di kolong mejanya, dan setiap jam kosong main catur dengan teman sebelahnya. Saya merasa permainan-permainan tersebut nggak orisinil, makanya saya enggan memasukkannya dalam daftar.

Mengingat permainan-permainan seperti ini jadi mengingatkan saya tentang kreativitas anak-anak sekolah dulu ketika jam kosong di kelas. Makanya nggak heran teman satu kelas dulu bisa begitu kompak dalam banyak hal—positif dan negatif.

Mungkin Anda punya permainan lain yang belum saya sebut?

Singapore,
Rabu, 11 April 2007

Bahan bacaan:
Mengenang Permainan Rakyat, Dudi Gurnadi

Labels:

9 Comments:

  • ada.BINGO.sebenarnya cukup populer juga di barat.jadi permainannya bisa dimainin sama minimal 2 orang,setiap pemain membuat tabel dengan 5 kolom dan 5 baris trus mengisi angka2 secara acak dari 1-25 ke kotak2 di tabel tersebut. Kemudian secara bergantian menyebutkan angka2 dari 1- 25 setiap angka yang sudah disebutkan dicoret kalau coretan angka2 tersebut sudah membentuk vertikal(5 kotak),horizontal,atau diagonal maka pemain berhak mendapat huruf dari B,I,N,G,O pemain yang udah dapat semua huruf langsung teriak BINGO!menang deh.
    lumayan sering saya mainin sama temen2 kampus pas kuliah statistika atau kuliah Apresiasi Film.

    By Blogger Martha-Happy, at 11:32 AM, April 13, 2007  

  • huee...bung radon...anda masih ingat permainan masa kecil ya? hehehe..hebat2...

    kalo saya dulu maen "bekelan"

    tau ga?

    itu yg biasa dimainin cewek2 di lantai...pake bola kecil yg bisa mantul2...

    kekeke

    By Blogger yosafat, at 8:49 PM, April 15, 2007  

  • yosafat maen bekel? haduhh...maen lompatan nggak? itu paling asik, justru lebih asik dari pada bekel.
    Lompatan, atau lompat tali adalah mainan yang dulu jadi primadona anak perempuan jaman saya msih SD. Nggak di rumah, sekolah, TPA, les2an, semua main lompat tali...

    cuman saya kurang suka, kenapa? karna dulu pendek, jadinya lompatnya nggak bisa tinggi. Kalah terus deh, jadi main tali nggak kebagian giliran lompat malah megangin talinya terus hiks

    By Blogger Gita Arimanda, at 8:56 PM, April 15, 2007  

  • martha>>
    Dulu pernah juga main Bingo sih. Tapi kayaknya nggak bertahan lama deh.

    yosafat>>
    Haha, dulu aku nggak main bekel sih. Cuma ngeliatin aja.

    gita>>
    lompatan kayak gitu kan permainan outdoor. Nggak bisa di dalem kelas.

    By Blogger Radon Dhelika, at 10:49 AM, April 16, 2007  

  • Wah, ane pas SD udah maen pelempuwan telus belantem je....

    Hahaha.... nggak lah

    Sori ye, ane uda maen PS =P

    Haduh, kayake ndak bakal percaya

    Oke deh, maenanku jaman dulu itu maen nyolong mangga tetangga, terus maen mecahin kaca jendela ato kalo enggak maenan mbolos

    *nggak bener =P

    By Blogger Reza d'Bhro, at 3:17 PM, April 18, 2007  

  • reza d'bhro>>
    Masa kecil ente indah banget, Bhro ...

    By Blogger Radon Dhelika, at 5:19 PM, April 18, 2007  

  • huahaha...aku dulu juga maen lompatan tali juga...kemaren pas outing pintu (awal semester) saya menang lompat tali lho....ngalahin anak se indo NTU...

    semua maenan yg dimaenin cewek saya juga maen..termasuk maen orang2an pake orang2an kertas...yg gambarnya cewek2....

    By Blogger yosafat, at 2:11 AM, April 21, 2007  

  • inget maen bola kapur g Don????yang orangnya dibikin dari kertas..yang kipernya digerakkin pake lidi..gawangnya pake kertas juga...
    INGET G LO????
    klo g salah yang bawa tuh maenan ke skolaan si HadianImanSasmita dech...

    By Blogger uthandutlucu, at 1:38 PM, April 16, 2008  

  • ini menarik sudah lama ga perna main-maina yang seperti ini .,

    Artikel yang bagus dan berguna untuk saya baca. Semoga bermanfaat bagi orang banyak yang membaca artikel ini. Terimakas atas informasi yang diberikan.

    Kunjungan balik blog .

    By Anonymous manz, at 12:17 PM, May 10, 2013  

Post a Comment

<< Home